Konsep Pemasaran
Universal
1. Konsep
produksi
Anggapan pemasar yang berorientasi
kepada proses produksi bahwa konsumen hanya akan membeli produk-produk yang
murah. Dengan demikian focus kegiatan perusahaan yang harus dilakukan adalah
efisiensi biaya agar dapat menjual barang dengan murah kepada konsumen
2. Konsep
produk
Aggapan pemasar bahwa konsumen lebih
menghandaki produk-produk yang berkualitas atau berpenampilan baik. Dengan
demikian tujuan bisnis perusahaan adalah pengendalian kualitas.
3. Konsep
penjualan
Anggapan pemasar yang berorientasi
kepada tingkat penjualan bahwa konsumen perlu dipengaruhi agar penjualan dapat
meningkat sehingga tercapai profit maksimu sebagai tujuan perusahaan. Dengan
demikian focus kegiatan perusahaan adalah usaha-usaha meningkatkan cara-cara
penjualan dan kegiatan promosi yang instensif agar mampu mempengaruhi, membujuk
konsumen untuk membeli sehingga penjualan dapat meningkat.
4. Konsep
pemasaran
Anggapan pemasar yang berorientasi
kepada pelanggan eksternal bahwa konsumen hanya akan membeli produk-produk yang
mampu memenuhi kebutuhan dan memberikan kepuasan. Dengan demikian focus
kegiatan perusahaan adalah berusaha memenuhi kepuasan pelanggan melalui
pemahaman perilaku konsumen.
5. Konsep
pemasaran yang memasyarakat (sosial)
Anggapan pemasar bahwa konsumen hanya
bersedia membeli produk-produk yang mampu memnuhi kebutuhan serta kesejahteraan
lingkungan sosial konsumen. Tujuan kegiatan perusahaan adalah disamping
berusaha memenuhi kebutuhan masyarakat juga memperbaiki relasi antara produsen
dan syarakat untuk peningkatan kesejahteraannya.
Pemasaran Domestik Ke Pemasaran Global
1. Pemasaran
Domestik
Pemasaran yang secara nyata ditunjukkan
pada pasar dalam negeri disebut pemasaran domestik. Orientasi mereka adalah
bersifat “ETHNO CENTRIC”, yaitu bahwa sifat pasar atau Konsumen dimanapun akan
sama, sehingga manajemen memandang pasar Domestik padat dengan peluang yang
jauh lebih aman.
2. Pemasaran
Ekspor
Adalah tahap pertama untuk menanggapi
kesempatan pasar di luar negeri. Pemasar ekspor menjadikan pasar di luar negeri
sebagai sasaran dan menggantungkan diri pada produksi dalan negeri untuk
memasok pasar ini. Fokus dalam tahap ini adalahmenafaatkan produk dan
pengalaman dalam negeri.
3. Pemasaran
Internasional
Bertindak lebih jauh lagi dari pemasara
ekspor dan menjadi lebih terlibat dalam lingkungan pemasaran dalam negara
tempat perusahaan tadi melakukan bisnis.
4. Pemasaran
Multinasional
Organisai pemasaran internasional mulai
dengan menfokuskan pada memanfaatkan pengalaman dan produk perusahaan.
5. Pemasaran
Global / Transnasional
Menfokuskan pada pemanfaatan asset,
pengalaman dan produk perusahaan secara global dan pada melakukan penyesuaian
pada apa yang benar-benar unik dan berbeda dalan setiap negara. Konsep ini
mengakui budaya universal dan perbedaan pasar yang unik.
Kekuatan yang Mendorong Dan Menghambat Pemasaran Global
A. Kekuatan
Yang Mendorong
1.
Kebutuhan Pasar
Budaya
universal seperti perbedaan budaya terdapat unsur yang sama dalam sifat manusia
yang menjadi dasar untuk menciptakan dan melayani pasar global.
Contoh : minuman
ringan, salah satu industri global yang terbesar yang sukses
2.
Teknologi
Professor
Levitt menulis artikel ” kenyataan komersial yang baru – munculnya pasar global
untuk produk konsumen standar dalam skala yang belum pernah dibyangkan”. Ada
kekuatan yang amat besar yang mendorong dunia ke arah menyatunya hal-hal yang
sudah umum dan kekuatan itu adalah Teknologi. Teknologi menyederhanakan
komunikasi, transpotasi dan perjalanan.
3.
Biaya
Keseragaman
dapat menurunkan biaya riset, rekayasa, desain, kreatif dan produksi di semua
fungsi bisni , dari rekayasa sampai pemasaran dan administrasi.
4.
Mutu
Volume
global menghasilkan penerimaan dan mutu operasi yang lebih besar untuk
mendukung mutu desai dan pembuatan.
5.
Komunikasi dan Transportasi
Revolusi informasi
memberikan kontribusi pada berkembangnya pemasaran global.
6.
Daya Tuas
Keunggulan
yang dimilikinya karena perusahaan itu beroperasi secara simultan dilebih dari
satu pasar nasinal. Sebuah perusahaan global dapat mengembangkan 5 tipe daya
tuas:
1. Transfer
pengalaman
2. Transfer
sistem
3. Penghematan
skala
4. Pendayagunaan
Sumber daya
5. Strategi
global
B. Kekuatan Yang Menghambat
1.
Perbedaan Pasar
Dalam
setiap kategori produk, perbedaan masih cukup banyak diantara batas negara dan
budaya budaya yang memerlukan adaptasi dari beberapa unsur bauran pemasaran.
2.
Sejarah
Sejarah
merek dagang mungkin memerlukan strategi pemasaran khusus dan berbeda, serta di
setiap negara perlu penentuan posisi tersendiri.
3.
Kecadokan Manajemen
Dalam
banyak hal, produk dan kategori merupakan calon untuk globalisasi, tetapi
manajement tidak menangkap kesempatan tsb.
4.
Budaya Organisasi
Perusahaan
global yang sukses adalah pemsar yang telah belajar cara memadukan visi global
dan perspektif dengan insiatif dan masukan pasar lokal. Hal ini sulit dilakukan
oleh perusahaan.
5.
Kendali Nasional/ Hambatan untuk masuk
suatu Negara
Setiap
negara melindungi perusahaan lokal dan kepentingannya dengan memegang kendali
terhadap akses pasar dan jalan masuknya.
Kekuatan yang Mendasari
Bisnis Internasional
1. Etnosentris
Adalah
suatu asumsi atau keyakinan bahwa negeri asal sendirilah yang unggul. Dalam
perusahaan etnosentris, operasi di luar negeri dianggap kurang penting
dibandingkan domestik dan terutama dilakukan untuk melempar kelebihan produksi
domestik.
2. Polisentris
Adalah
keyakinan yang didasari bahwa setiap negara unik dan berbeda serta cara utuh
meraih sukses di setiap negara adalah menyesuaikan diri dengan perbedaan unik
dari setiap negara. Dalam tahap polisentris, anak perusahaan didirikan di pasar
luar negeri. Setiap anak perusahaan bekerja secara independen dan menetapkan
tujuan dan rencana pemasaran sendiri. Pemasaran diorganisasikan dengan dasar
negara per negara, dengan setiap negara mempunyai kebijakan pemasaran unik
sendiri.
3. Regiosentris
dan Geosentris
Adalah
perusahaan memandang wilayah regional dan seluruh dunia sebagai suatu pasar dan
mencoba mengembangkan strategi pemasaran terpadu regional atau dunia.
Regiosentris merupakan orientasi geosentris yang terbatas pada suatu wilayah
regional artinya manajemen harus mempunyai suatu pandangan dunia ke arah
wilayah regional, tapi akan memandang sisa dunia dengan orientasi etnosentris
atau polisentris, atau kombinasi keduanya.
Beberapa Konsep Kunci
Perencanaan Pemasaran Global
1. Strategi
2. Perusahaan
dunia
3. Pengelompokan,
segmentasi dan target pemasaran
4. Kepekaan
lingkungan
5. Pengaruh
yang mempersatukan dan membedakan
6. Daur
hidup produk
Tahap-Tahap Pengembangan
Korporasi Transnasional
1. Perusahaan
domestik
2. Perusahaan
internasional
3. Perusahaan
multinasional
4. Perusahaan
global
5. Perusahaan
transnasional
Topologi Dinamis
Ada 5 tahap dalam evolusi perusahaan
transnasional, yaitu : Domestik, Internasional, Multinasional, Global dan
Transnasional. Tahap ini menggambarkan perbedaan signifikan dalam strategi,
cara memandang dunia, orientasi dan praktek perusahaan yang berkecimpung di
lebih dari satu Negara. Salah satu perbedaan kunci dalam perusahaan di berbagai
tahap ini adalah orientasi mereka.
1. Domestik
Perusahaan
tahap 1 adalah domestik dalam hal fokus, visi dan operasinya. Orientasinya
adalah etnosentris. Perusahaan ini memfokuskan pada pasar, pemasok dan pesaing
domestik. Pengamatan lingkungannya pada
lingkungan domestik, yang sudah dikenal dan dari Negara sendiri. Moto yang
tidak disadari dari perusahaan : “Bila tidak terjadi di negara ini, hal itu
tidak akan terjadi”
Perusahaan
tahap 1 yang sedang tumbuh, kalau sudah mencapai batas pertumbuhan dalam pasar
primer, akan melakukan variasi memasuki pasar, produk, dan teknologi baru,
bukan lagi memfokuskan pada peneterasi pasar internasional
2. Internasional
Perusahaan
tahap 2 memperluas pemasaran, prabrik, dan kegiatan lain di luar negari. Perusahaan
tersebut memburu kesempatan bisnis di luar negeri, walaupun begitu masih tetap
etnosentris, atau berorientasi dalam negeri, dalam orientasi dasarnya.
Tanda
dari perusahaan tahap 2 adalah keyakinan bahwa cara-cara melakukan bisnis,
orang, kebiasaan, nilai-nilai, dan produk negeri sendiri lebih unggul
dibandingkan dengan yang ada dimanapun di dunia. Fokusnya dari perusahaan tahap
2 adalah tetap pada pasar dalam negeri.
Tahap 2 merupakan awal
dari tahap 4 :”Global”
Kalau
perusahaan memutuskan untuk memasuki pasar internasional, masuk akal ditahap
awal untuk memperluas bisnis dan bauran pemasaran (4P) seluas mungkin sehingga
mereka dapat memusatkan belajar mengenai cara melakukan bisnis di Negara asing.
3. Multinasional
Pada
waktunya, perusahaan tahap 2 akan menemukan bahwa perbedaan dalam pasar di
seluruh dunia menuntut adaptasi dari bauran pemasaran agar dapat sukses. Kalau
perusahaan sudah memutuskan untuk memberikan respon pada perbedaan pasar,
perusahaan itu beranjak menjadi perusahaan tahap 3 Multinasional yang mengejar
strategi multidomestik.
Fokus
dari perusahaan tahap 3 adalah multinasional atau dalam istilah strategi
disebut multidomestik (artinya perusahaan itu merumuskan strategi yang unik
untuk setiap Negara tempat perusahaan itu melakukan bisnis). Orientasi dari
perusahaan ini bergeser dari etnosentris menjadi polisentris. Orientasi
polisentris adalah asumsi bahwa pasar dan cara melakukan bisnis di seluruh
dunia demikian unik, sehingga satu-satunya cara agar sukses secara internsional
adalah melakukan penyesuaian pada aspek yang berbeda dari setiap pasar nasional.
Strategi pemasaran tahap 3 adalah menyesuaikan bauran pemasaran domestic agar
cocok dengan pilihan dan kebiasaan asing. Contohnya : Philips dari Belanda
(1960)
4. Global
Perusahaan
tahap 4 membuat ancangan strategi yang cukup besar dari tahap 3 multinasional. Perusahaan
pasti punya strategi pemasaran global atau strategi menemukan pemasok global,
tetapi tidak pernah kedua-duanya.
Perusahaan
itu akan memfokuskan pada pasar dan sumber daya global dari dalam negeri atau
salah satu Negara lain untuk memasok pasar ini atau akan memfokuskan pada pasar
domestik dan sumber daya dari dunia untuk memasok saluran distribusi domestic. Contohnya
: Harley Davidson dan Gap. Harley.
Strategi
perusahaan global tahap 4 adalah memenangkan strategi bila sebuah perusahaan
dapat menciptakan keunggulan bersaing dengan membatasi globalisasi dari rantai
nilai.
5. Transnasional
Perusahaan
pada tahap 5 ini jauh lebih canggih daripada sekedar sebuah perusahaan dengan
penjualan, investasi dan opeasi di banyak Negara. Perusahaan semakin lama
semakin mendominasi pasar dan industri di seluruh dunia ini adalah sebuah
perusahaan dunia terpada yang menghubungkan sumberdaya global dengan pasar
global dan membuat laba. Tidak ada contoh perusahaan transnasiona yang ‘murni’,
tetapi jumlah perusahaan, yang memperlihatkan banyak karakteristik dan beberapa
lagi sebagaian besar karakteristik perusahaan global bertambah banyak.
Perusahaan
tahap ini orientasinya geosentris. Perusahaan ini mengakui adanya persamaan dan
perbedaan, serta mengadopsi pandangan dunia. Perusahaan tsb berfikir global dan
bertindak lokal. Perusahaan mengadopsi strategi global yang memungkinkannya
untuk meminimalkan penyesuaian di berbagai Negara yang benar-benar menambah
nilai bagi pelanggan di Negara itu. Perusahaan
tsb melakukan penyesuaian hanya bila menambah nilai yang ditawarkan. Pengetahuan
dalam transnasional diciptakan oleh seluruh fungsi di semua lokasi dan
dikembangkan bersama serta disebarkan ke seluruh dunia.
Tinjauan Ekonomi Dunia
Ekonomi dunia telah mengalami perubahan
revolusioner dalam 50 tahun terakhir. Mungkin perubahan yang paling besar dan
mendasar adalah munculnya “pasar global dan persaingan global”.
Perubahan terus berlangsung di seluruh
dunia, termasuk di Negara sedang berkembang, terdapat 5 perubahan besar yang
mendasar, yaitu:
1.
Perpindahan modal menjadi kekuatan yang
mendorong ekonomi dunia, bukan lagi perdagangan, sehingga perpindahan modal dan
perdagangan sangat menentukan nilai mata uang (kurs valuta asing).
2. Produksi telah “terlepas” dari tingkat
orang yang bekerja. (walaupun tingkat tenaga kerja menurun, tetapi volume
produksi masih tetap terus meningkat)
3.
Produk primer telah “terlepas” dari
ekonomi industri. (hal ini berlawanan dengan masa lalu, yaitu ketika turunnya
harga bahan mentah akan menyebabkan depresi di seluruh dunia dalam ekonomi
industri)
4. Ekonomi dunia dapat dikendalikan.
Ekonomi makro Negara tidak lagi mengendalikan hasil ekonomi.
5. “Kontes” selama 75 tahun antara
kapitalisme dan sosialisme telah berakhir. Keberhasilan yang jelas dari sistem
kapitalis dibandingkan model komunis yang terkendali dan terpusat telah
menyebabkan runtuhnya komunisme sebagai sebuah model mengorganisasi kegiatan
ekonomi dan sebagai sebuah ideologi.
Sistem Ekonomi
Di dunia terdapat 3 tipe system ekonomi,
yaitu kapitalis, sosialis dan campuran. Klasifikasi ini didasarkan pada metode
mengalokasikan sumber daya dalam system, yang masing-masing berupa alokasi
pasar, alokasi berdasarkan perintah atau rencana sentral dan alokasi campuran.
Tidak ada contoh yang murni dari system alokasi pasar atau alokasi berdasarkan
rencana sentral. Semua system yang ada sebenarnya adalah alokasi campuran.
• Alokasi
Pasar
Adalah system yang mengandalkan pada
pelanggan atau konsumen untuk mengalokasikan sumber daya. Pilihan atau
pembelian pelanggan di bawah suatu sisitem pasar memutuskan apa yang akan
diproduksi oleh siapa.
System pasar adalah demokrasi ekonomi –
uang memberikan hak pada anda untuk memberikan suara mengenai barang sesuai
dengan pilihan anda. Pelanggan dan konsumen membuat rencana ekonomi dari system
alokasi pasar dengan keputusan mereka membeli dan minat membeli. Contoh Sistem
Alokasi Pasar adalah negara AS, Eropa
Barat dan Jepang (mereka menguasai ¾ Produk Bruto Dunia). Keunggulan yang nyata
dari system Alokasi Pasar adalah dalam menyerahkan barang dan jasa yang
diperlukan dan diinginkan orang telah
menyebabkan perluasannya ke mantan dari sisi sosialis.
• Alokasi
Berdasarkan Perintah (Komando)
Dalam system ini, keputusan alokasi
sumber daya (yaitu: produk mana yang harus dibuat dan cara membuatnya) di buat
oleh perencana Pemerintah. Jumlah mobil, sepatu, baju , sepeda motor, televisi
dan ukuran, warna, mutu, sifat dan sebagainya dari setiap produk ditentukan
oleh perencana Pemerintah. Di bawah system perintah, konsumen bebas untuk
membelanjakan uangnya pada barang yang tersedia, tetapi keputusan mengenai apa
yang dibuat dan oleh karena itu, barang apa yang tersedia dibuat oleh Perencana
Pemerintah.
Contohnya : Mantan Uni Soviet dan Cina,
mereka mengandalkan pada system alokasi perintah. Kedua negara tsb telah
bergeser menjadi system alokasi pasar. Negara Kuba adalah sebuah contoh negara
yang masih menggunakan system ekonomi alokasi perintah.
• Sistem
Campuran
Sebenarnya tidak ada system alokasi
pasar atau perintah yang murni, semua system pasar mempunyai sector perintah
dan system perintah mempunyai sector
pasar. Semua system pasar kapitalis adalah “campuran” (artinya: mereka
mempunyai elemen alokasi pasar dan perintah).
Alokasi perintah dari ekonomi pasar
adalah proporsi produk domestik bruto yang dikenai pajak dan dikeluarkan oleh
pemerintah.
• Produktivitas
di seluruh Dunia
Ada hubungan yang erat antara pertumbuhan
produktivitas tenaga kerja, yang diukur dengan pertumbuhan output yang
dihasilkan per orang dalam tenaga kerja dan bagian investasi dalam PNB. Tetapi
produktivitas tidak secara eksklusif ditentukan oleh investasi saja.
Produktivitas sebagian tergantung dari manajemen dan tenaga kerja terampil,
pendidikan, tingkat pengangguran dan lainnya.
Perkembangan Pasar
Tahap-tahap dalam Perkembangan Pasar
Pasar
negara global berada dalam tahap perkembangan yang berbeda. PNB per-kapita
merupakan dasar segmentasi demografis yang berguna. Dengan dasar ini, kita
telah membagi pasar global menjadi 5
kategori. Negara-negara dalam ke-5 kategori ini mempunyai karakteristik yang
serupa, sehingga tahap-tahap tadi menyediakan dasar bermanfaat untuk melakukan
segmentasi global dan menentukan sasaran pemasaran. Kelima kategori ini
ditunjukkan dalam Tabel dibawah ini :
TAHAP PERKEMBANGAN PASAR
KELOMPOK
PENDAPATAN
MENURUT
PNB PER-KAPITA
|
PNB
(1992)
($
miliar)
|
PNB
(1992)
Per-Kapita
($)
|
%
PNB Dunia
|
Populasi
(1992)
(juta)
|
JUMLAH
NEGARA
|
Negara
Perpendapatan Tinggi
( PNB perkapita > $ 12,000 )
|
17.110,0
|
20.906
|
79,9
|
818,44
|
27
|
Neg.Perpendptan
Menengah-Atas
(PNB/kapita
> $2,000 & < $12,000
|
2.694,4
|
2.708
|
11,5
|
912,03
|
55
|
Neg.Perpendptan Menengah-Bawah
(PNB/kapita
> $400 & < $2,000
|
1.318,2
|
668
|
6,2
|
1.974,37
|
55
|
Negara
Perpendapatan Rendah
(PNB
perkapita < $400
|
529,5
|
307
|
2,5
|
1.724,17
|
42
|
Negara
Perpenghasilan Rendah :
Dikenal juga sebagai “dunia ketiga” atau
negara pra-industri, adalah negara-negara yang mempunyai penghasilan kurang
dari $ 400 per-kapita tahun 1992. Karakteristik yang dimiliki oleh
negara-negara dengan tingkat penghasilan ini adalah sbb:
1.
Industrialisasi terbatas dan persentase
tinggi penduduk dengan pekerjaan di bidang dan hidup minimal dari pertanian
2. Tingkat
kelahiran tinggi
3. Tingkat
buta huruf tinggi
4. Amat
bergantung pada bantuan luar negeri
5. Politik
tidak stabil dan banyak gejolak
6. Terkonsentrasi
di Afrika, sebelah selatan Sahara
Negara-negara
ini amat terbatas sebagai pasar semua macam produk dan tidak signifikan sebagai
ancaman bersaing.
Negara
Perpenghasilan Menengah-Bawah :
Negara
ini juga dikenal sebagai negara berkembang (NSB), adalah negara-negara yang
mempunyai PNB antara $400 dan kurang dari $2,000 per-kapita di tahun 1992.
Negara
ini berada dalam tahap awal industrialisasi. Berbagai pabrik dibangun untuk
memasok pasar domestik yang tumbuh dengan barang-barang seperti bahan sandang,
baterai, ban, bahan bangunan dan makanan
dalam kemasan. Negara ini juga merupakan lokasi untuk produksi produk standar
dan sudah mencapai tahap dewasa seperti pakaian untuk pasar ekspor.
Pasar
konsumen di negara ini terus meluas. Mereka merupakan ancaman bersaing yang
semakin besar kalau mereka memobilisasi tenaga kerja yang relatif murah dan
sering kali bermotivasi tinggi ke pasar sasaran di bagian lain dunia. Dalam
produk yang sudah mencapai tahap dewasa dan standar, mereka mempunyai
keunggulan bersaing yang besar.
Negara
Perpenghasilan Menengah-Atas :
Negara
ini juga dikenal sebagai negara industri baru, yaitu negara-negara yang
mempunyai PNB antara $2,001 dan $12,000 perkapita di tahun 1992. Dalam negara
ini persentase sektor pertanian menurun tajam karena penduduk pindah dari
sektor pertanian ke sektor industri dan tingkat urbanisasi meningkat. Banyak
negara dalam tahap ini melakukan industrialisasi secara cepat. Tingkat upah
meningkat dan yang melek huruf makin banyak dengan tingkat pendidikan maju,
tetapi tingkat upah mereka masih jauh lebih
kecil dari negara maju. Dengan kemampuan negara maju dan upah yang lebih
rendah, mereka sering kali menjadi pesaing yang kuat dan mengalami pertumbuhan
ekonomi yang cepat yang didorong oleh ekspor.
Negara
Perpenghasilan Tinggi :
Dikenal
juga sebagai negara maju, industri, pasca industri atau Dunia Pertama, yaitu
negara-negara yang mempunyai PNB di atas $12,000 perkapita. Dengan pengecualian
beberapa negara kaya minyak, negara kategori ini mencapai tingkat penghasilan
sekarang lewat proses pertumbuhan ekonomi yang dapat dipertahankan.
Istilah
pasca industri pertama kali diajukan oleh Daniel Bell dari Harvard. Bell
mengatakan : bahwa perbedaan yang terbesar antara masyarakat industri dan pasca
industri adalah sumber daya inovasi di masyarakat pasca industri terutama
berasal dari kodifikasi pengetahuan teoritis bukan dari penemuan “secara acak”.
Pola Konsumsi
·
Hukum Engel
Pendapatan merupakan variabel
penting yang mempengaruhi pasar potensial untuk sebagian besar produk.
Bagaimana pendapatan mempengaruhi konsumsi ?
Setiap pemasar menyadari hubungan antara pendapatan dan pola konsumsi,
oleh karena itu seringkali menggunakan segmentasi pendapatan untuk menentukan
pasar. Sifat elastisitas pendapatan untuk makanan pertama kali diamati dan
dirumuskan oleh ahli statistic bangsa Rusia di abad ke-19, yaitu Ernst Engel.
Engel menemukan kondisi seragam di Negara Eropa yang disurveinya.
Kalau pendapatan tumbuh diatas angka
minimum tertentu, pengeluaran untuk makanan dalam persentase pendapatan total
akan menurun, walaupun angka absolute pengeluaran untuk makanan tidak berubah
atau naik.
Pola pengeluaran untuk hal yang penting,
disebut sebagai Hukum Engel dan dibenarkan dengan bukti penelitian anggaran.
·
Tingkat Kejenuhan Produk
Pada umumnya, tingkat kejenuhan
produk atu persentase pembeli potensial atau jumlah rumah tangga yang memiliki produk tertentu, naik kalau
pendaptan nasional per kapita naik. Akan tetapi dalam pemasaran dengan
pendapatan cukup bagi konsumen membeli produk tertentu, factor lain hanya
dipertimbangkan.
Misalnya :
Penjualan penyejuk udara (air conditioner) dijelaskan dengan
pendapatan dan iklim.
- Orang dengan pendapatan rata-rata di Negara
berpenghasilan rendah tidak mampu membeli penyejuk udara tidak peduli betapa
panasnya udara ditempat itu.
- Orang dengan pendapatan tinggi di iklim yang
lebih dingin dapat dengan mudah membeli penyejuk udara, tetapi tidak mempunyai
akan kebutuhan itu.
Neraca Pembayaran
Neraca pembayaran merupakan
suatu ikhtisar yang meringkas transaksi-transaksi antara penduduk suatu negara dengan
penduduk negara lain selama jangka waktu tertentu (biasanya satu tahun). Neraca
pembayaran mencakup pembelian dan penjualan barang dan jasa, hibah dari
individu dan pemerintah asing, dan transaksi finansial. Umumnya
neraca pembayaran terbagi atas neraca transaksi berjalan (yang terdiri dari
neraca perdagangan, neraca jasa dan transfer payment) dan neraca lalu lintas
modal dan finansial, dan item-item finansial.
Transaksi dalam neraca pembayaran dapat
dibedakan dalam dua macam transaksi.
- Transaksi
debit, yaitu transaksi yang menyebabkan mengalirnya arus uang (devisa)
dari dalam negeri ke luar negeri. Transaksi ini disebut transaksi negatif
(-), yaitu transaksi yang menyebabkan berkurangnya posisi cadangan devisa.
- Transaksi
kredit adalah transaksi yang menyebabkan mengalirnya arus uang (devisa)
dari luar negeri ke dalam negeri. Transaksi ini disebut juga transaksi
positif (+), yaitu transaksi yang menyebabkan bertambahnya posisi cadangan
devisa negara.
Pola Perdagangan
R Perdagangan Barang
Ditahun 1990 : Nilai perdagangan
dunia kira-kira AS$ 3,5 triliun, dengan 75% ekspor dunia dihasilkan oleh Negara
industri dan 25% oleh negara berkembang. ME (Eropa) menguasai 40%, AS &
Kanada menguasai 18%, Jepang sekitar 9%, 60% dari Ekspor ME (Eropa) dan 51%
impornya terjadi di antara negara ME(Eropa) sendiri. Bila ME dianggap sebuah
Negara, mereka menguasai 16% ekspor dunia, atau sedikit dibawah AS (40% dari
40%) 20 negara didunia yang paling banyak dalam mengekspor dan mengimpor adalah
sbb dengan pengecualian Korea dan Cina, semua adalah Negara berpenghasilan
tinggi. Negara tsb adalah Belanda, Belgia, Irlandia, Portugal, Spanyol,
Eslandia, Austria, Norwegia, Yunani, Perancis, Italia, Swiss, Inggris, Denmark,
Jepang, Swedia, Turki, Finlandia, Cekoslovakia & Hongaria.
R Perdagangan Jasa
Mungkin sektor pertumbuhan
perdagangan dunia yang paling cepat adalah perdagangan dalam bidang jasa.
Sayangnya statistic dn data mengenai perdagangan jasa tidak selengkap
perdagangan barang. Banyak Negara (NSB) mengalami kerugian dalam menegakkan hak
cipta internasional dan undang-undang paten hingga menyebabkan pemasukan
negatif dalam bidang jasa terhadap Negara yang menciptkan produk jasa seperti
perangkat lunak dan alat hiburan video.
Aspek Dasar Budaya
Para
ahli anthropologi mempunyai kesamaan pendapat mengenai 3 karakteristik budaya :
§ Budaya bukan pembawaan sejak lahir melainkan dipelajari
§ Berbagai bentuk budaya saling berhubungan (kalau salah satu
aspek budaya tersentuh, yan lain ikut terpengaruh)
§ Dimiliki bersama oleh anggota kelompok dan menjadi pembatas
antara kelompok yang berbeda
Karena
budaya mempunyai pengaruh demikian penting pada tingkah laku pelanggan, akan
bermanfaat untuk membahas secara garis besar asumsi utama yang menyangkut sifat
budaya. Berbagai asumsi berikut ini diambil dari literature anthropologi
mutakhir dan secara umum diterima oleh para ahli anthropologi.
Budaya
terdiri atas :
§ Respon, yang dipelajari, terhadap
situasi yang terjadi. Semakin dini respon ini dipelajari, semakin sulit untuk
diubah. Banyak aspek budaya mempengaruhi
lingkungan pemasaran.
Misalnya : “Selera”, merupakan respon yang dipelajari,
yang amat bervariasi dari budaya yang satu ke budaya lain dan mempunyai dampak
besar pada lingkungan pemasaran.
Pilihan pada hal-hal seperti warna
dan gaya dipengaruhi oleh budaya. Misalnya : “.. hijau merupakan warna yang
dijunjung tinggi di negara-negara Islam, tetapi mempunyai konotasi negatif di
Asia Barat Daya, karena dikatikan dengan penyakit. Sementara itu warna “Putih”,
biasanya dihubungkan dengan kemurnian dan kebersihan di Barat, tetapi dinegara
Asia melambangkan kematian. Warna “Merah“
merupakan warna populer di sebagian negara didunia, tapi tidak diterima
baik dibeberapa negara Afrika”.
§ Sikap terhadap seluruh kelas produk
dapat merupakan fungsi budaya. Misalnya : Di Amerika Serikat ada kecenderungan
budaya yang tinggi untuk tertarik dan terkesan oleh produk inovasi yang
mempunyai mutu “perkakas”. Jadi, pisau listrik, sikat gigi listrik, water-pik
(peralatan untuk membersihkan gigi dan gusi dengan getaran arus air dibawah
tekanan tinggi), dan berbagai peralatan
rumah tangga siap dan amat cepat menemukan pasar di Amerika Serikat, walaupun
banyak produk ini sering kali dibeli, digunakan untuk suatu waktu, dan kemudian
diam-diam disingkirkan dan tidak pernah digunakan lagi. Jelas ada kecenderungan
sekelompok kecil orang yang suku membeli produk seperti itu dipasara negara
maju yang lain seperti di Eropa.
§ Hipotesa yang beralasan adalah bahwa
perbedaan ini sebagian diakibatkan oleh perbedaan budaya. Sekalipun demikian,
karena pendapatan di pasar negara maju yang lain dan Amerika Serikat berbeda,
ada juga pengaruh pendapatan pada tingkah laku dan sikap. Sebenarnya,
pertanyaan mendasar yang harus dijawab oleh pemasar yang sedang mencoba
memahami atau memperkirakan tingkah laku adalah “seberapa jauh factor budaya
mempengaruhi tingkah laku yang tidak tergantung dari tingkat pendapatan ?”
Berlimpahnya mobil, makanan siap saji, paket sekali pakai, dan barang lain di
pasar percobaan di Amerika Serikat, Eropa dan Jepang menunjukkan bahwa
banyak atau mungkin sebagian besar
produk mempunyai daya tarik universal dan akan dibeli di negara manapun, tanpa
memperdulikan perbedaan budaya, apabila pendapatan yang bisa dibelanjakan
konsumen sudah mencapai tingkat cukup tinggi.
Pendekatan Analitis
Faktor-Faktor Budaya
Alasan
mengapa faktor budaya merupakan tantangan bagi pemasar global adalah bahwa
semua ini tidak mudah terlihat. Budaya merupakan tingkah laku yang dipelajari,
yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya, sulit bagi seseorang
dari luar kalangan yang tidak berpengalaman atau tidak terlatih untuk
memahaminya. Kecuali bila kita belajar cara untuk menyingkirkan asumsi budaya kita, kita tidak akan
sepenuhnya memahami arti dan pentingnya pernyataan maupun tingkah laku orang
dari budaya yang berbeda, yang akan melakukan bisnis dengan kita.
Lee
memberikan contoh penerapan pendekatan analitis berikut ini.
Sebuah
perusahaan pembuat mobil menarik operasi perakitan dari Karachi di bawah
tekanan pemerintah. Dengan menganggap tekanan ini sebagai awal dari masalah
rancangan produk, bagaimana perusahaan melanjutkan langkahnya pada saat
memasuki pasar Pakistan ?
·
Langkah-1.
Tentukan
masalah bisnis atau sasaran dalam arti sifat-sifat budaya, kebiasaan atau norma
domestik.
Negara-negara
Barat mempunyai karakteristik kebutuhan transportasi yang cepat, tepat, nyaman
dan gaya. Jalan raya di negara maju menuntut kecepatan jelajah 95 sampai 110 km
per-jam, dan bensin dengan nilai Oktan 80 sampai 100 tersedia di pasar. Teknik
pembuatan amat rumit, menukarkan mata uang asing bukan masalah bagi pengusaha
·
Langkah-2.
Tentukan
masalah bisnis atau sasaran dalam arti sifat-sifat budaya, kebiasaan atau norma
negara asing.
Jangan membuat pendapat atas nilai-nilai. Pakistan
mempunyai budaya dengan cirri-ciri keinginan besar untuk mudah berpindah-pindah
tetapi dengan tingkat keterampilan teknologi yang rendah. Di situ ada tekanan
kuat dalam menukarkan mata uang asing. Kredit konsumen merupakan harapan masa
depan.
·
Langkah-3.
Pisahkan
pengaruh SRC dalam masalah dan telitilah dengan hati-hati untuk mengetahui
bagaimana hal itu mempersulit masalah. Perbedaan signifikan antara langkah 1
dan 2 menyatakan dengan kuat bahwa kebutuhan berdasarkan pada model negara maju
tidak ada di Pakistan dan bahwa modifikasi dari model ini diperlukan oleh pasar
·
Langkah-4.
Tentukan
ulang masalah tanpa pengaruh SRC dan pecahkan untuk situasi pasar luar negeri.
Ini
memerlukan rancangan sebuah mobil yang cocok dengan budaya dan spesifikasi
ekonomi Pakistan. Lee mempertahankan bahwa mobil seperti itu harus dibuat dari
baja bersudut, beralur dan bergaris. Investasi modal dari Pakistan akan sebesar
$100,000 dalam mata uang kuat dan dalam
jumlah setara dalam bentuk mata uang local untuk setiap kapasitas produksi
1.000 unit per-tahun. Mobil tersebut akan dijual dengan harga kira-kira $2.000,
dengan kecepatan jelajah sekitar 65 km per-jam dan akan dapat menempuh sekitar
30 km menggunakan satu liter bensin beroktan rendah.
Negosiasi
Negosiasi adalah
sebuah bentuk interaksi sosial saat pihak-pihak yang terlibat
berusaha untuk saling menyelesaikan tujuan yang berbeda dan bertentangan. Menurut
kamus Oxford, negosiasi adalah suatu cara untuk mencapai suatu kesepakatan
melalui diskusi formal.
Negosiasi merupakan suatu proses saat
dua pihak mencapai perjanjian yang dapat memenuhi kepuasan semua
pihak yang berkepentingan dengan elemen-elemen kerja sama dan kompetisi. Termasuk
di dalamnya, tindakan yang dilakukan ketika berkomunikasi, kerjasama atau
memengaruhi orang lain dengan tujuan tertentu. Contoh kasus mengenai
negosiasi, seperti Christopher Columbus meyakinkan Ratu Elizabeth
untuk membiayai ekspedisinya saat Inggris dalam perang besar yang
memakan banyak biaya atau sengketa Pulau Sipadan-Ligitan antara Indonesia dengan Malaysia.
Produk Industri, Produk
Konsumen
Produk Industri
Yaitu produk yang dibeli oleh produsen
atau perusahaan, yang nantinya akan dijual kembali atau digunakan sebagai bahan
baku untuk proses produksi sehingga menghasilkan barang lain. Jadi intinya
barang/produk industri digunakan untuk proses produksi, diantaranya yaitu:
- Materials
and parts “bahan baku dan suku cadang”
- Capital
items “barang modal”
- Supplies
and services “perlengkapan dan layanan bisnis”
Produk Konsumsi
Yaitu produk yang digunakan oleh
konsumen tingkat akhir, jadi konsumen membeli lalu digunakan langsung sehingga
tidak dijual kembali. Secara umum produk yang sering di konsumsi masyarakat
digolongkan menjadi tiga bagian diantaranya:
- Produk
kebutuhan sehari-hari.
- Produk
belanjaan.
- Produk
khusus.
Hukum Internasional
Hukum internasional
adalah bagian hukum yang mengatur aktivitas entitas berskala internasional.
Pada awalnya, hukum internasional hanya diartikan sebagai perilaku dan hubungan
antarnegara namun dalam perkembangan pola hubungan internasional semakin
kompleks pengertiannya. Hukum internasional juga mengurusi struktur dan
perilaku organisasi internasional dan pada batas tertentu, perusahaan
multinasional dan individu.
Hukum internasional adalah hukum
bangsa-bangsa, hukum antarbangsa atau hukum antarnegara. Hukum bangsa-bangsa
dipergunakan untuk menunjukkan pada kebiasaan dan aturan hukum yang berlaku
dalam hubungan antara raja-raja zaman dahulu. Hukum antarbangsa atau hukum
antarnegara menunjukkan pada kompleks kaedah dan asas yang mengatur hubungan
antara anggota masyarakat bangsa-bangsa atau negara.
Organisasi Kawasan
Organisasi kawasan (OK) adalah
organisasi internasional (OI) yang beranggotakan beberapa negara dan mencakup
badan geopolitik yang operasinya tidak memandang batas negara-bangsa. Keanggotaannya
ditentukan oleh batas geografi tertentu seperti benua atau batas geopolitik
seperti blok ekonomi. Organisasi kawasan didirikan untuk mendorong kerja sama
dan integrasi politik dan ekonomi atau dialog antarnegara atau antarlembaga
dalam satu wilayah geografis atau geopolitik tertentu. Organisasi ini
menggambarkan pola pembangunan dan sejarah yang muncul sejak akhir Perang Dunia
II serta fragmentasi di dalam globalisasi. Sebagian besar OK bekerja sama
dengan organisasi-organisasi multilateral seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa. Meski
organisasi kawasan kadang disebut organisasi internasional, istilah organisasi
kawasan dianggap lebih masuk akal karena menekankan cakupan keanggotaannya yang
lebih terbatas.
Contoh-contoh OK adalah Uni Afrika (UA),
Uni Eropa (UE), Komunitas Karibia (CARICOM), Liga Arab (AL), Perhimpunan
Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN), Asosiasi Kerja Sama Kawasan Asia Selatan
(SAARC), dan [[Persatuan Bangsa-Bangsa Amerika Selatan (USAN).
Lisensi
Lisensi secara umum dapat diartikan
pemberian izin, hal ini termasuk dalam sebuah perjanjian. Definisi lain,
pemberian izin dari pemilik barang/jasa kepada pihak yang menerima lisensi
untuk menggunakan barang atau jasa yang dilisensikan.
Anti Trust
Hukum atau Undang-Undang
"Antipakat" (antitrust) atau hukum/undang-undang persaingan,
merupakan peraturan melawan kebiasaan dagang yang merendahkan persaingan atau
dianggap tidak adil. Istilah antitrust diambil dari hukum Amerika Serikat yang
awalnya dibuat untuk memerangi bisnis trust - sekarang umum dikenal sebagai
kartel. Antitrust merupakan kebijakan pemerintah untuk menangani monopoli.
Undang-undang antitrust bertujuan untuk menghentikan penyalahgunaan kekuatan
pasar oleh perusahaan-perusahaan besar dan, terkadang, untuk mencegah merger
dan akuisisi perusahaan yang akan menciptakan atau memperkuat monopoli.
Sistem Keuangan
Internasional
Berikut sistem
keuangan internasional yang pernah diterapkan mulai dari zaman dahulu hingga
sekarang
1. Sistem
Standar Emas
Sistem standar emas
adalah sistem keuangan yang berdasar pada nilai emas sebagai acuan untuk alat
pembayaran yang sah, dasar penentuan nilai uang, dan sebagai dasar dalam
menentukan atau pembanding nilai tukar mata uang. Hakikatnya nilai mata uang
suatu negara apakah itu berupa uang kertas maupun jenis lainnya, dalam sistem
standar emas nilai mata uang tersebut akan berkaitan langsung dengan nilai emas
yang dimiliki oleh suatu negara.
Sistem standar emas
merupakan sistem keuangan yang pertama kali muncul dalam sejarah ekonomi dan
keuangan di dunia. Pada dasarnya emas itu sendiri lebih dari 1000 tahun yang
lalu dikenal dan digunakan sebagai mata uang. Awal mula pemikiran menggunakan
emas adalah karena secara fisik memiliki wujud dan nilai yang sama di dunia manapun,
sehingga uang emas mudah diterima dan digunakan untuk berbagai kegiatan ekonomi
baik itu transaksi jual beli maupun untuk upah. Kemudian dalam catatan sejarah
emas digunakan sebagai standar dan sistem keuangan internasional terjadi pada
tahun 1821 dimana saat itu Inggris mulai mengenalkan dan menerapkan sistem ini
ke seluruh dunia. Hingga tahun 1870 masyarakat eropa mulai menerapkan sistem
standar emas secara global dan pada tahun 1879 sistem ini mulai merambah hingga
ke Amerika.
2. Sistem Bretton
Woods
Berakhirnya perang
dunia pertama membawa dampak buruk yang berkepanjangan terhadap laju
perkembangan perekonomian di seluruh negara-negara di dunia. Penerapan sistem
standar emas dinilai tidak lagi sesuai dengan kondisi negara setelah perang
dunia pertama, hal ini disebabkan berkurangnya pasokan komoditas emas untuk
dikonversi kedalam mata uang negara.
Di lain sisi Amerika
termasuk negara yang tidak merasakan dampak krisis tersebut, hal ini disebabkan
karena melimpahnya cadangan emas yang dimiliki oleh Amerika. Dengan kondisi
perekonomian yang stabil, kemudian Amerika menggagas sebuah pertemuan dengan
negara-negara dunia Internasional untuk membahas masalah krisis yang terjadi di
Eropa. Pertemuan tersebut dilaksanakan di Bretton Woods, New Hampshire, Amerika
Serikat pada tahun 1944 dan dihadiri oleh perwakilan dari 44 negara di dunia.
Dari pertemuan ini kemudian akan menjadi sebuah sejarah tentang terbentuk
sistem baru dalam dunia keuangan internasional yang diposisikan sebagai
pengganti dari sistem standar emas yaitu Sistem Bretton Woods.
3. Sistem
Kurs Mengambang Terkendali
Setelah muncul Sistem
Bretton Woods yang kemudian melahirkan banyak kesepakatan dan terbentuknya
lembaga-lembaga keuangan internasional memberikan berdampak pada meningkatnya
pertumbuhan ekonomi yang ditandai dengan bertambahnya pendapatan negara,
perdagangan dunia yang semakin berkembang luas, dan ketersediaan lapangan
pekerjaan yang merata. Kembalinya stabilitas perekonomian dunia merupakan
puncak sukses dari penerapan Sistem Bretton Woods yang berlangsung hampir 20
tahun.
Tahun 1972 merupakan
tahun dimana Sistem Bretton Woods tidak dijalankan lagi, karena mengalami
banyak masalah yang berakibat pada ketidakstabilan cadangan emas yang dimiliki
oleh Amerika. Setelah Sistem Bretton Woods berakhir maka sistem moneter
internasional mulai diambil alih oleh IMF yang kemudian lahirlah sistem
keuangan baru yang disebut dengan Sistem Kurs Mengambang Terkendali atau
Managed Float. Yang dimaksud dengan Sistem Kurs Mengambang Terkendali adalah
sebuah sistem keuangan internasional yang merupakan penggabungan antara sistem
nilai tukar tetap dan sistem nilai fleksibel. Dengan menerapkan sistem ini maka
akan terlihat perubahan nilai tukar yang terus berubah-ubah setiap harinya dan
hal ini menunjukkan sebuah respons terhadap aktivitas pasar. Karena sifat yang
dinamis inilah maka dibutuhkan sebuah perantara atau media yang memiliki
pengaruh dalam mengendalikan kestabilan pasar terhadap perubahan nilai tukar,
perantara atau media yang dibutuhkan dalam kegiatan pasar diwakili oleh adanya
bank sentral.
Implikasi Bisnis Akibat
Fluktuasi Nilai Tukar
Ini mengacu pada perdagangan internasional
seperti ekspor atau impor. Secara umum, mata uang yang lebih lemah akan
merangsang ekspor dan membuat impor lebih mahal sehingga bisa mengurangi
defisit perdagangan suatu negara dari waktu ke waktu. Depresiasi mata uang
domestik adalah alasan utama mengapa bisnis ekspor tetap kompetitif di pasar
internasional.
Sebaliknya mata uang yang lebih kuat
dapat mengurangi daya saing ekspor dan membuat impor lebih murah sehingga dapat
menyebabkan defisit perdagangan semakin besar yang akhirnya melemahkan mata
uang. Tapi sebelum ini terjadi, sektor industri yang sangat berorientasi ekspor
dapat hancur oleh mata uang yang terlalu kuat.
Dampak
terhadap kinerja reksa dana
Jenis reksa dana beragam tergantung pada
portofolio instrumen investasinya. Ada jenis reksa dana yang terkena dampak
langsung dari aspek pelemahan nilai tukar ini, ada pula yang tidak terlalu
berdampak. Jenis reksa dana yang terkena dampak langsung adalah reksa dana
berbasis dollar AS yang berinvestasi pada saham Indonesia. Umumnya jenis ini
terdapat pada reksa dana saham dan reksa dana campuran dengan mata uang dollar
AS. Meskipun namanya reksa dana dollar AS, investasinya tidak selalu di luar
negeri. Jenis reksa dana yang diperbolehkan 100 persen berinvestasi di luar
negeri adalah reksa dana syariah efek global. Meski demikian, tidak semua reksa
dana dollar AS merupakan jenis di atas sehingga mayoritas investasinya masih
ditempatkan di dalam negeri.
Peluang Pinjaman Ditawarkan Oleh Tn. Lorenzo Diego Yang Menyelamatkan Keluarga Saya Dari Ikatan Keuangan {mrlorenzodiegoloanfirm@outlook.com}
ReplyDeleteHalo semuanya, saya adalah ibu tunggal Putri Adiratnaa dari Jakarta, saya ingin membagikan kesaksian yang luar biasa ini tentang bagaimana saya mendapat pinjaman dari Tuan Lorenzo Diego, ketika kami diusir dari rumah kami ketika saya tidak dapat membayar tagihan lagi, Setelah scammed oleh berbagai perusahaan online dan menolak pinjaman dari bank saya dan beberapa serikat kredit lain yang saya kunjungi. Anak-anak saya dibawa ke panti asuhan, saya sendirian di jalan. Hari dimana aku berjalan dengan malu-malu ke teman sekolah lama yang mengenalkanku pada Daisy Maureen. Pada awalnya saya mengatakan kepadanya bahwa saya tidak siap untuk mengambil risiko meminta pinjaman online lagi, tetapi dia meyakinkan saya bahwa saya akan menerima pinjaman saya dari mereka. Setelah dipikir-pikir lagi, karena tuna wisma, saya harus menjalani persidangan dan mengajukan pinjaman, untungnya bagi saya, saya menerima pinjaman $ 80.000,00 dari Tn. Lorenzo Diego. Saya senang saya mengambil risiko dan menerapkannya untuk pinjaman. Anak-anak saya telah diberikan kembali kepada saya dan sekarang saya memiliki rumah dan bisnis sendiri. Semua terima kasih dan terima kasih diberikan kepada perusahaan pinjaman Tuan Lorenzo Diego karena telah memberi saya makna hidup ketika saya kehilangan semua harapan. Jika saat ini Anda mencari bantuan pinjaman, Anda dapat menghubungi mereka melalui: {mrlorenzodiegoloanfirm@outlook.com}