Wednesday, December 27, 2017

Strategi Promosi Dan Strategi Periklanan Sebagai Salah Satu Komponen Pembauran Pemasaran

Bauran Promosi
Bauran promosi (promotion mix) juga disebut bauran komunikasi pemasaran (marketing communication mix) perusahaan merupakan paduan spesifik iklan, promosi penjualan, hubungan masyarakat, penjualan personal, dan saran pemasaran langsung yang digunakan perusahaan untuk mengkomunikasikan nilai pelanggan secara persuasive dan membangun hubungan pelanggan.

Lima definisi sarana promosi utama adalah sebagai berikut.
· Periklanan (advertising) adalah semua bentuk terbayar presentasi nonpribadi dan promosi ide, barang, atau jasa dengan sponsor tertentu.
· Promosi penjualan (sales promotion) adalah insentif jangka pendek untuk mendorong pembelian atau penjualan produk atau jasa.
· Hubungan masyarakat (public relation) adalah membangun hubungan baik dengan berbagai kalangan untuk mendapatkan publisitas yang diinginkan, membangun citra perusahaan yang baik, dan menangani atau menghadapi rumor, berita, dan kejadian tidak menyenangkan.
·  Penjualan personal (personal selling) adalah presentasi pribadi oleh wiraniaga perusahaan untuk tujuan menghasilkan penjualan dan membangun hubungan pelanggan.
·  Pemasaran langsung (direct marketing) adalah hubungan langsung dengan konsumen individual yang ditargetkan secara cermat untuk memperoleh respon segera dan membangun hubungan pelanggan yang langgeng-penggunaan surat langsung, telepon, televisi respon langsung, email, internet, dan saran lain untuk berkomunikasi secara langsung dengan konsumen tertentu. 


Jerome Mc-Carthy (2004), merumuskan bauran pemasaran menjadi 4 komponen P (Product, Price, Promotion dan Place) yang dapat dideskripsikan sebagai berikut: 
1. Produk
           Strateginya adalah menetapkan cara dan penyediaan produk yang tepat bagi pasar yang dituju, sehingga dapat memuaskan para konsumennya dan sekaligus dapat meningkatkan keuntungan perusahaan dalam jangka panjang, melalui peningkatan penjualan dan peningkatan share pasar. Dalam strategi marketing mix, strategi produk merupakan unsure yang paling penting karena dapat mempengaruhi strategi pemasaran lain. Strategi produk yang dapat dilakukan mencakup keputusan tentang acuan/bauran produk (Product Mix), merk dagang (Brand), cara pembungkusan atau kemasan produk (Product Packaging), tigkat mutu/kualitas dari produk dan pelayanan (services) yang diberikan. Tujuan utama strategi produk adalah untuk dapat mencapai sasaran pasar yang dituju dengan meningkatkan kemampuan bersaing atau mengatasi persaingan. 
 
2. Harga 
Harga merupakan satu-satunya unsur marketing mix yang menghasilkan penerimaan penjualan. Sedangkan tujuan penentuan harga secara umum adalah sebagai berikut:
a)                  Untuk bertahan hidup.
b)                  Untuk memaksimalkan laba.
c)                  Untuk memperbesar market share.
d)                 Mutu produk.
e)                  Karena pesaing.

Faktor-faktor yang mempengaruhi harga:
a)                  Kebutuhan dana
b)                  Persaingan
c)                  Kebijaksanaan pemerintah
d)                 Target laba yang diinginkan
e)                  Jangka waktu
f)                   Kualitas jaminan
g)                  Reputasi perusahaan
h)                  Produk yang kompetitif
i)                    Hubungan baik

3. Place / Saluran Distribusi
           Dalam usaha untuk mencapai tujuan dan sasaran perusahaan dibidang pemasaran, setiap perusahaan melakukan kegiatan penyaluran. Penyaluran merupakan kegiatan penyampaian produk ke tangan konsumen atau si pemakai pada waktu yang tepat. Yang dimaksud dengan saluran distribusi adalah lembaga-lembaga yang memasarkan produk berupa barang atau jasa dari produsen sampai ke konsumen.

4. Promosi
 Bauran promosi meliputi berbagai metode, yaitu Iklan, Promosi Penjualan, Penjualan Tatap Muka dan Hubungan Masyarakat. Menggambarkan berbagai macam cara yang ditempuh perusahaan dalam rangka menjual produk ke konsumen.
  
Tujuan Promosi 
Ada beberapa tujuan yang terdapat dalam promosi yaitu: 
1.         Menginformasikan 
         ·         Menginformasikan ke pasar mengenai produk terbaru 
         ·         Mendeskripsikan pelayanan yang tersedia 
         ·         Mengemukakan manfaat terbaru dari sebuah produk 
         ·         Meluruskan pendapat yang keliru terhadap produk dan perusahaan 
         ·         Menginformasikan ke pasar mengenai perubahan harga jual 
         ·         Mengurangi ketakutan buyer terhadap produk kita 
         ·         Menjelaskan bagaimana produk tersebut dapat diambil manfaatnya 
         ·         Membangun image perusahaan.

2.         Membujuk 
         ·         Membangun brand preference 
         ·         Merayu pembeli untuk melakukan pembelian saat ini
         ·         Meningkatkan pemilihan terhadap merek kita 
         ·         Membujuk buyers untuk melakukan transaksi penjualan 
         ·         Merubah persepsi buyer terhadap atribut – atribut produk kita
 
 3. Mengingatkan 
         ·     Mengingatkan buyers mengenai kemungkinan penggunaan produk kita di masa depan 
         ·     Menempatkan produk kita ke dalam ingatan buyers pada saat penjualan menurun 
         ·     Mengingatkan buyers dimana bisa membeli produk kita 
         ·     Menjaga produk kita agar menjadi nomor satu dibenak buyers (top-of-mind)

  
Bentuk Promosi 
Terdapat 2 (dua) tipe promosi, yaitu: 
1.      Above the line promotion: Promosi yang menggunakan mass media (e.g. TV, radio, koran, internet, mobile phones, dan, secara historis, lagu ilustrasi produk atau jasa) dimana perusahaan atau pengiklan membayar advertising agency tertunjuk untuk menempatkan iklan produk atau jasa perusahaan tersebut. 
2.      Below the line promotion: Bentuk promosi selain yang tersebut di atas. Ini dimaksudkan agar konsumen mengetahui bahwa terdapat bentuk promosi di sekitar mereka. Contoh dari tipe ini adalah sponsorship, penempatan produk, testimonials, promosi penjualan, merchandising, direct mail, penjualan perorangan, hubungan masyarakat, pameran / trade shows.  

Iklan dan Promosi Penjualan
Periklanan tidak boleh membuat klaim yang salah,seperti menyarankan bahwa sebuah produk menyembuhkan sesuatu padahal tidak. Penjual harus menghidari iklan pemancing yang menarik pembeli melalui produk tipuan. Kegiatan promosi dagang perusahaan juga diatur secara ketat. Meraka harus membuat anggaran promosi dan pelayanan tersedia bagi semua penjual perantara dengan persyaratan yang sama secara proposional.
Periklanan hampir selalu digunakan dalam perusahaan bisnis, sejumlah besar organisasi nirlaba, profesional, dan badan social juga menggunakan priklanan untuk mempromosikan alasan mereka kepada berbagai publik sasaran.
Manajemen pemasaran harus membuat 4 keputusan penting ketika mengembangkan program priklanan yaitu menetapkan tujuan periklanan, menetapkan anggaran periklanan, mengembangkan strategi periklanan (keputusan pesan dan keputusan media), dan mengevaluasi kampanye periklanan.


TUJUAN PERIKLANAN
Tujuan periklanan adalah tugas komunikasi tertentu yang dicapai dengan pemirsa sasaran tertentu selama periode waktu tertentu. Tujuan periklanan bias digolongkan berdasarkan tujuan utama- apakah tujuannya menginformasikan, membujuk, atau mengingatkan.


Mengembangkan Strategi Periklanan
Strategi periklanan terdiri dari 2 elemen utama: menciptakan pesan periklanan dan memilih media periklanan. Mula mula departemen kreatif menciptakan iklan yang baik, dan kemudian departemen media membeli dan memilih media terbaik untuk menghantarkan iklan kepada pemirsa sasaran yang diinginkan.
Pelaksanaan pesan sekarang pengiklanan harus mengubah ide besar menjadi eksekusi iklan aktual yang akan menangkap perhatian dan minat pasar sasaran. Tim kreatif harus menemukan pendekatan, gaya, nada, kata-kata, dan format terbaik untuk mengeksekusi pesan.




REFERENSI :
Kotler dan Amstrong. 2008. Prinsip-prinsip Pemasaran. Jilid  2. Edisi 12. Jakarta: Erlangga.
http://arieardhy.blogspot.co.id/2011/08/bauran-promosi-sebagai-bagian-dari.html