Bauran
promosi (promotion
mix) juga disebut bauran komunikasi pemasaran (marketing communication mix) perusahaan merupakan paduan spesifik
iklan, promosi penjualan, hubungan masyarakat, penjualan personal, dan saran
pemasaran langsung yang digunakan perusahaan untuk mengkomunikasikan nilai
pelanggan secara persuasive dan membangun hubungan pelanggan.
Lima definisi sarana promosi utama adalah sebagai berikut.
·
Periklanan
(advertising) adalah semua bentuk terbayar presentasi
nonpribadi dan promosi ide, barang, atau jasa dengan sponsor tertentu.
·
Promosi
penjualan (sales promotion) adalah insentif jangka pendek
untuk mendorong pembelian atau penjualan produk atau jasa.
· Hubungan
masyarakat (public relation) adalah membangun
hubungan baik dengan berbagai kalangan untuk mendapatkan publisitas yang
diinginkan, membangun citra perusahaan yang baik, dan menangani atau menghadapi
rumor, berita, dan kejadian tidak menyenangkan.
· Penjualan
personal (personal selling) adalah presentasi pribadi oleh
wiraniaga perusahaan untuk tujuan menghasilkan penjualan dan membangun hubungan
pelanggan.
· Pemasaran
langsung (direct marketing) adalah hubungan langsung dengan
konsumen individual yang ditargetkan secara cermat untuk memperoleh respon
segera dan membangun hubungan pelanggan yang langgeng-penggunaan surat
langsung, telepon, televisi
respon langsung, email, internet, dan saran lain untuk berkomunikasi secara langsung
dengan konsumen tertentu.
Jerome
Mc-Carthy (2004), merumuskan bauran pemasaran menjadi 4 komponen P (Product,
Price, Promotion dan Place) yang dapat dideskripsikan sebagai berikut:
1. Produk
Strateginya
adalah menetapkan cara dan penyediaan produk yang tepat bagi pasar yang dituju,
sehingga dapat memuaskan para konsumennya dan sekaligus dapat meningkatkan
keuntungan perusahaan dalam jangka panjang, melalui peningkatan penjualan dan
peningkatan share pasar. Dalam strategi marketing mix, strategi produk
merupakan unsure yang paling penting karena dapat mempengaruhi strategi
pemasaran lain. Strategi produk yang dapat dilakukan mencakup keputusan tentang
acuan/bauran produk (Product Mix), merk dagang (Brand), cara pembungkusan atau
kemasan produk (Product Packaging), tigkat mutu/kualitas dari produk dan
pelayanan (services) yang diberikan. Tujuan utama strategi produk adalah untuk
dapat mencapai sasaran pasar yang dituju dengan meningkatkan kemampuan bersaing
atau mengatasi persaingan.
2. Harga
Harga
merupakan satu-satunya unsur marketing mix yang menghasilkan penerimaan
penjualan. Sedangkan tujuan penentuan harga secara umum adalah sebagai berikut:
a)
Untuk bertahan hidup.
b)
Untuk memaksimalkan laba.
c)
Untuk memperbesar market share.
d)
Mutu produk.
e)
Karena pesaing.
Faktor-faktor
yang mempengaruhi harga:
a)
Kebutuhan dana
b)
Persaingan
c)
Kebijaksanaan pemerintah
d)
Target laba yang diinginkan
e)
Jangka waktu
f)
Kualitas jaminan
g)
Reputasi perusahaan
h)
Produk yang kompetitif
i)
Hubungan baik
3. Place
/ Saluran Distribusi
Dalam
usaha untuk mencapai tujuan dan sasaran perusahaan dibidang pemasaran, setiap
perusahaan melakukan kegiatan penyaluran. Penyaluran merupakan kegiatan
penyampaian produk ke tangan konsumen atau si pemakai pada waktu yang tepat.
Yang dimaksud dengan saluran distribusi adalah lembaga-lembaga yang memasarkan
produk berupa barang atau jasa dari produsen sampai ke konsumen.
4. Promosi
Bauran
promosi meliputi berbagai metode, yaitu Iklan, Promosi Penjualan, Penjualan
Tatap Muka dan Hubungan Masyarakat. Menggambarkan berbagai macam cara yang
ditempuh perusahaan dalam rangka menjual produk ke konsumen.
Tujuan Promosi
Ada
beberapa tujuan yang terdapat dalam promosi yaitu:
1.
Menginformasikan
·
Menginformasikan ke pasar mengenai
produk terbaru
·
Mendeskripsikan pelayanan yang tersedia
·
Mengemukakan manfaat terbaru dari sebuah
produk
·
Meluruskan pendapat yang keliru terhadap
produk dan perusahaan
·
Menginformasikan ke pasar mengenai
perubahan harga jual
·
Mengurangi ketakutan buyer terhadap
produk kita
·
Menjelaskan bagaimana produk tersebut
dapat diambil manfaatnya
·
Membangun image perusahaan.
2.
Membujuk
·
Membangun brand preference
·
Merayu pembeli untuk melakukan pembelian
saat ini
·
Meningkatkan pemilihan terhadap merek
kita
·
Membujuk buyers untuk melakukan
transaksi penjualan
·
Merubah persepsi buyer terhadap atribut
– atribut produk kita
3. Mengingatkan
· Mengingatkan
buyers mengenai kemungkinan penggunaan produk kita di masa depan
· Menempatkan
produk kita ke dalam ingatan buyers pada saat penjualan menurun
· Mengingatkan
buyers dimana bisa membeli produk kita
· Menjaga
produk kita agar menjadi nomor satu dibenak buyers (top-of-mind)
Bentuk
Promosi
Terdapat
2 (dua) tipe promosi, yaitu:
1. Above
the line promotion: Promosi yang menggunakan mass media (e.g. TV, radio, koran,
internet, mobile phones, dan, secara historis, lagu ilustrasi produk atau jasa)
dimana perusahaan atau pengiklan membayar advertising agency tertunjuk untuk
menempatkan iklan produk atau jasa perusahaan tersebut.
2. Below
the line promotion: Bentuk promosi selain yang tersebut di atas. Ini
dimaksudkan agar konsumen mengetahui bahwa terdapat bentuk promosi di sekitar
mereka. Contoh dari tipe ini adalah sponsorship, penempatan produk,
testimonials, promosi penjualan, merchandising, direct mail, penjualan
perorangan, hubungan masyarakat, pameran / trade shows.
Iklan dan Promosi Penjualan
Periklanan tidak boleh
membuat klaim yang salah,seperti menyarankan bahwa sebuah produk menyembuhkan
sesuatu padahal tidak. Penjual harus menghidari iklan pemancing yang menarik
pembeli melalui produk tipuan. Kegiatan promosi
dagang perusahaan juga diatur secara ketat. Meraka harus membuat anggaran
promosi dan pelayanan tersedia bagi semua penjual perantara dengan persyaratan
yang sama secara proposional.
Periklanan hampir
selalu digunakan dalam perusahaan bisnis, sejumlah besar organisasi nirlaba,
profesional, dan badan social juga menggunakan priklanan untuk mempromosikan
alasan mereka kepada berbagai publik sasaran.
Manajemen pemasaran
harus membuat 4 keputusan penting ketika mengembangkan program priklanan yaitu
menetapkan tujuan periklanan, menetapkan anggaran periklanan, mengembangkan
strategi periklanan (keputusan pesan dan keputusan media), dan mengevaluasi
kampanye periklanan.
TUJUAN
PERIKLANAN
Tujuan periklanan
adalah tugas komunikasi tertentu yang dicapai dengan pemirsa sasaran tertentu
selama periode waktu tertentu. Tujuan periklanan bias digolongkan berdasarkan
tujuan utama- apakah tujuannya menginformasikan, membujuk, atau mengingatkan.
Mengembangkan
Strategi Periklanan
Strategi
periklanan terdiri dari 2 elemen utama: menciptakan pesan periklanan dan
memilih media periklanan. Mula mula departemen kreatif menciptakan iklan yang
baik, dan kemudian departemen media membeli dan memilih media terbaik untuk
menghantarkan iklan kepada pemirsa sasaran yang diinginkan.
Pelaksanaan
pesan sekarang pengiklanan harus mengubah ide besar menjadi eksekusi iklan
aktual yang akan menangkap perhatian dan minat pasar sasaran. Tim kreatif harus
menemukan pendekatan, gaya, nada, kata-kata, dan format terbaik untuk
mengeksekusi pesan.
REFERENSI :
Kotler dan Amstrong.
2008. Prinsip-prinsip Pemasaran. Jilid 2. Edisi
12. Jakarta: Erlangga.
http://arieardhy.blogspot.co.id/2011/08/bauran-promosi-sebagai-bagian-dari.html
No comments:
Post a Comment